Pakar air dari Inggris, Richard Jones. Dok/Desi Triani
Pakar air dari Inggris, Richard Jones memberikan keterangan tentang hal yang terjadi di Kelurahan Manggala, Makassar.
Ia mengatakan banjir yang melanda Kelurahan Manggala di area rendah bukan merupakan bencana alam.
Bahkan, bencana ini selalu berulang karena penananganan salah. Menurutnya, ada ada tata kelola irigasi dan pengairan keliru. Sehingga, Manggala diterpa banjir setiap tahun. Bahkan, dari survei Richard, warga Manggala rugi sekitar Rp 7,7 miliar awal tahun 2019.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel memulai perjalanannya untuk maju mencalonkan diri dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar. Ia bertekad maju untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Golkar. Namun, Gubernur Sulsel ini bertekad tak mau bayar-bayar.
Namun, idelisme SYL tak mempan. Meski meraih 27 suara, namun dirinya tak mampu menahan laju Setya Novanto dan Ade Komarudin.
Sehari sehabis pertemuan dengan Ketua DPD II se- Sulsel, Syahrul menyerahkan kendali Partai Golkar ke M Roem untuk sementara waktu. Dirinya ingin fokus menyelesaikan sisa pemerintah di Sulsel.
Syahrul pun menemani Wapres RI Jusuf Kalla menuju Dusun Pattunuang Desa Samangki Kecamatan Simbang Kab.Maros dengan menggunakan helikopte PUMA.
Ia bersama JK meninjau Proyek Pekerjaan Pembangunan Jembatan Layang Di Dusun Pattunuang Desa Samangki Kec.Simbang Kab.Maros.
Lalu, apakah lagi pak Syahrul? Kita lihat saja. (*)